Reksa Dana Syariah: Panduan Memulai Investasi Bagi Karyawan

investasi reksadana

Menjadi seorang karyawan belum tentu dapat menjamin masa depan. Terlebih jika jabatan yang diduduki bukan berada pada posisi eksekutif.

Jawaban dari permasalahan ini adalah dengan mengalokasikan sebagian pendapatan anda untuk berinvestasi. Anda tidak perlu jauh berpikir untuk menghabiskan dana hingga puluhan juta dalam berinvestasi.

Jika anda ingin mencoba untuk mendapatkan jaminan keuangan yang menjanjikan, anda bisa mencoba berinvestasi reksa dana.  Dalam artikel ini anda akan mendapatkan penjelasan mengenai reksadana syariah, panduan memulai investasi bagi karyawan.

Apa itu reksa dana?

Reksa dana adalah salah satu bentuk investasi yang dilakukan oleh beberapa investor melalui instrumen instrumen yang ada di pasar investasi.

Investasi reksa dana syariah adalah sistem investasi yang mengacu pada aturan Islam untuk menghindari unsur unsur yang mengarah pada praktek yang diharamkan oleh agama.

Jika anda tertarik untuk berinvestasi reksa dana, sebaiknya anda menggali lebih dalam lagi mengenai cara kerjanya, jenis produk reksa dana yang bisa anda ambil, dan keuntungan yang bisa anda raih nantinya.

Semakin baik anda mengenal investasi ini, maka akan semakin mudah bagi anda untuk menentukan investasi reksa dana yang tepat dan dapat memberikan keuntungan maksimal.

Lalu bagaimana cara seorang karyawan bisa mulai berinvestasi reksa dana?  Berikut adalah panduan umum yang bisa anda ikuti.

  1. Buat perencanaan keuangan anda

Sebelum mulai terjun ke dunia reksa dana, sebaiknya and merencanakan keuangan anda pribadi.  Hal ini sangat penting dilakukan karena investasi yang satu ini termasuk dalam kategori investasi jangka panjang, sehingga cenderung beresiko tinggi jika anda tidak mempersiapkan diri dengan baik.

Rencana keuangan yang anda buat mencakup besarnya penghasilan dan pengeluaran rutin anda setiap bulannya.  Hal ini diperlukan untuk menentukan seberapa besar dana yang bisa anda sisihkan saat mulai berinvestasi.

Alokasi dana investasi ini sebaiknya anda sisihkan setelah anda menerima gaji bulanan anda.  Jika anda salah menghitung pendapatan dan pengeluaran anda, kemungkinan besar dana untuk pengeluaran bulanan anda terpotong oleh dana investasi reksa dana ini.

Umumnya dana yang harus anda sisihkan untuk berinvestasi adalah sebesar 20% dari penghasilan anda setiap bulan.  Jadi pastikan anda masih memiliki sisa uang untuk pengeluaran rutin anda setiap bulan, setelah dikurangi dana investasi anda.

  1. Membuka rekening khusus reksa dana

Tahap selanjutnya dalam proses awal investasi reksa dana adalah dengan membuka rekening bank khusus untuk investasi reksa dana.  Berarti anda harus mencari bank yang melayani investasi ini.

Setelah anda selesaikan proses pembuatan rekening, saatnya anda pilih jenis reksa dana yang anda inginkan.  Ada 3 jenis produk reksa dana yang bisa anda pilih:

  • Pasar uang
  • Pendapatan tetap
  • Saham

Setiap bank bisa menawarkan produk yang lebih bervariasi.  Namun, pilihan terbaik bagi seorang pemula adalah produk reksa dana pasar uang.  Jika anda mulai memahami alurnya, anda bisa memilih produk reksa dana lainnya.

  1. Pilihlah jenis investasi yang legal

Dengan banyaknya jenis investasi reksa dana yang ditawarkan, tidak menutup kemungkinan anda mendpatkan beberapa yang tidak memiliki landasan hukum yang jelas.

Perlu anda ketahui bahwa reksa  dana yang legal dan resmi mendapatkan legalitas dari OJK.  Jadi sebaiknya anda hindari tawaran reksa dana yang meragukan.

Ciri umum yang biasa ditawarkan reksa dana bodong adalah keuntungan yang besar.  Jangan samapai anda tergoda untuk mengambilnya sebelum anda memeriksa kelengkapan izinnya dari OJK.

  1. Berinvestasi secara bertahap

Salah satu tips yang dianjurkan bagi seorang pemula adalah dengan berinvestasi secara berkala.  Dengan melakukan hal ini, anda membagi resiko terhadap kerugian yang mungkin akan anda alami.  Jika nilai aktiva bersih anda mengalami perubahan yang positif, anda bisa menambah nilai investasi anda.

  1. Tentukan target anda

Saat memulai investasi reksa dana, sebaiknya anda menetukan target dan tujuan yang jelas.  Mislnya, anda ingin mendapatkan dana yang cukup untuk membeli rumah dalam kurun waktu 10 tahun kedepan.  Dengan tujuan yang jelas, anda bisa memilih jenis investasi yang tepat untuk anda.

  1. Ikuti perkembangan investasi anda

Secara berkala, anda akan mendapatkan laporan investasi reksa dana mengenai aset yang anda miliki, kinerjanya, dan portfolio dari produk reksa dana yang sudah anda investasikan.  Pelajari dengan baik laporan tersebut agar anda bisa menentukan langkah selanjutnya yang lebih baik.

Jika anda bingung memahami isi laopran yang anda terima, jangan ragu untuk bertanya pada pengelola investasi anda.  Hal ini untuk memastikan investasi anda aman.

Itulah beberapa hala yang perlu anda ketahui mengenai investasi reksa dana syariah.  Dengan majunya teknologi masa kini, anda pasti mudah menemukan informasi yang lengkap mengenai reksa dana syariah.

Semakin banyak anda mengenal bentuk investasi yang satui ini, semakin kecil kemungkinan anda akan mengalami kerugian.

Tak perlu ragu untuk bertanya langsung pada pihak penyedia produk investasi reksa dana jika anda masih kebingungan.  Dengan landasan ilmu yang kuat, maka dana yang anda investasikan pasti akan berbuah manis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright Rumah Minimalis 2018
Shale theme by Siteturner